Lena dan Merry adalah dua orang
sahabat yang memiliki sifat yang berbeda.Lena adalah anak yang pintar, pandai
bergaul, suka menolong, dan penyabarsedangkan Merry adalah anak yang pintar,
pemarah, dan suka mengejek dan menghina teman.
Mereka bersahabat sejaka duduk di kelas 4 SD hingga kini mereka dudukdi
kelas 6 SD. Mereka sangat kompak dan mereka mempunyai hobby memasak jika ada
kesempatan mereka selalu melakukannya bersama-sama.
Suatu hari ketika jam istirahat
sekolah Merry melihat Lena berbicara dengan Devi dan Ocha mereka sedang
membahas soal yang baru diterangkan guru. Merry tidak senang melihat Lena
berbicara dengan Devi dan Ocha karena mereka adalah musuh Merry. Kemudian Merry
menghampiri mereka dan mulai mengomel kepada Lena “Len kamu kok mau berteman
dengan mereka? Apakah kamu tidak tahu kalau mereka itu ingin mengetahui rahasia
kepintaranmu. Kamu mau bersaing dengan mereka?”. Lena terkejut mendengar
perkataan Merry begitu juga dengan Devi dan Ocha. “Eh Mer kamu jangan asal
bicara ya aku dan Ocha hanya ingin bertanya dan kami tidak bermaksud begitu”
bentak Devi “ iya Mer kami tidak sejahat itu” kata Ocha “ Halah kalian jangan
berpura-pura aku tahu kalian iri sama Lena. Iya kan?” bentak Merry. Lena yang
sejak tadi hanya diam mulai berbicara “sudah kalian tidak boleh bertengkar.
Merry mereka ini hanya bertanya tentang soal yang baru diterangkan ibu guru.
Jangan berpersangka buruk” kata Lena “
lho kok kamu malah mebela mereka sih? Harusnya aku yang dibela. Bukan
mereka”bentak Merry “bukannya aku membela mereka tapi aku memberi pengertian
kepada kamu kalau merekatidak seburuk itu. Mereka hanya menanyakan soal yang
baru ditengkan tadi” jawab Lena dengan sabar “Huuuuuh kamu malah membela
mereka. Mulai sekarang persahabatan kita putus” teriak Merry. Lena hanya diam
saja mendengar perkataan Merry dan Merry berlari meninggalkan mereka. Devi dan
Ocha menatap Lena dengan iba “Len maaf ya gara-gara kitamersahabatan kamu jadi
rusak” kata Ocha “ini bukan salah kalian kok. Merry sifatnya memang begitu”
jawab Lena sambil tersenyum” tapi kamu jadi sendirian Len” kata Devi “kan masih
banyak teman Dev. Sudalah ayo kita lanjutkan” kata Lena.
Sudah satu minggu Merry dan Lena
tidak bertegur sapa. Jika berpapasan mereka hanya diam saja. Saat pulang
sekolah Lena melihat Merry berdiri di tepi jalan sebrang sekolah. Tiba-tiba
dari atah kiri terlahat sebuah mobil yang sedang melaju kencang kearah Merry.
Lena yang melihat hal itu segera berlari ”Awas Merry!!” teriak Lena sambil
mendorong tubuh Merry ke trotoar Merry selamat, tetapi Lena telah tertabrak
mobil tersebut, Kepala Lena mengeluarkan darah. Melihat hal tersebut Merry
berlari menghampiri tubuh Lena yang sudah dikerumuni orang “ Lena!!!!!!!
Maafkan aku Lena. Kamu harus kuat” teriak Merry sambil menangis “Merry mungkin
ini adalah pertemuan terakhir kita. Kamu harus jadi anak yang baik dan harus
selalu menolong teman ya”kata Lena sembil tersenyum “Lena kamu jangan berkata
seperti itu. Kamu pasti sembuh Len” kata Merry sambil menangis. Beberapa saat
kemudian Lena menghembuskan nafas yang terakhir “LENA kamu jangan tinggalkan
aku!!” teriak Merry sambil menangis, tetapi Lena sudah meninggal dunia. Merry
menyesal karena telah memusuhi Lena.
Komentar
Posting Komentar